spocjournal.com

Tuhan Dan Iman Dalam Agama Khonghucu

Oleh: Nenih

Pendahuluan
Banyak golongan masih beranggapan Khonghucu bukanlah agama. Salah satunya dikarenakan tidak adanya konsep ketuhanan dalam agama Khonghucu. Padahal itu tidak benar. Karena umat Khonghucu meyakini dan mempercayai keberadaan Tian.1 Selain banyaknya ayat-ayat yang menyuratkan tentang Tian dalam Kitab Suci agama Khonghucu baik dalam Kitab Su Si/Si Shu ataupun dalam Kitab Ngo King/Wu jing, kepercayaan terhadap Tian juga tertuang jelas dalam Delapan Pengakuan Iman (Ba Cheng Zhen Gui) dan berada di urutan pertama yang berbunyi,
“Sepenuh Iman Percaya Kepada Tuhan Yang Maha Esa (Cheng Xin Huang Tian).”

Keyakinan akan adanya Tian sebagai Khalik Pencipta Alam merupakan hal utama yang wajib diimani umat Khonghucu. Akal dan rasio manusia adalah indra manusia yang terbatas untuk memahami Tian, namun manusia memiliki xing sebagai inti hati nurani yang menyatu dalam lubuk hati terdalam sebagai iman yang bisa digunakan sebagai jembatan untuk memahami keberadaan Tian.2
Meski demikian, dengan keterbatasan yang ada pada manusia, pada hakikatnya Tian tidak dapat ditetapkan seperti yang tertulis pada Kitab Tengah Sempurna/Zhong Yong: XV/4 sebagai berikut:
“Di dalam Kitab Sanjak tertulis, “Adapun kenyataan Tuhan Yang Maha Rokh itu tidak boleh diperkirakan, lebih-lebih tidak dapat ditetapkan.”

Tian yang tidak bisa diperkirakan, dapat dirasakan dengan keyakinan dan iman. Memahami iman itu sendiri tidaklah mudah karena menyangkut kebatinan dan perasaan serta melibatkan keyakinan yang bersifat pribadi dan emosional.3 Pada kesempatan kali ini penulis mencoba mengkaji lebih dalam tentang Tuhan dan iman dalam Agama Khonghucu.

Pembahasan
Sifat Tuhan menurut ajaran Agama Khonghucu seperti tertulis pada Kitab Yak King/Yi Jing Hexagram 1 adalah Gwan/Yuan (Maha Besar, Maha Mula, Maha Esa, Maha Sempurna), Hing/Heng (Maha Menembusi, Maha Menjalin, Maha Indah), Li (Maha Pemberkah, Menjadikan orang menuai Buah Perbuatan) dan Cing/Zhen (Maha Benar, Maha Kokoh, Maha Abadi, Maha Bijak).4 Sifat Gwan/Yuan atau Maha Esa ini menunjukkan bahwa agama Khonghucu memiliki paham monoisme atau percaya bahwa Tuhan itu Satu atau Tunggal. Tuhan juga Maha Menembusi (Hing), Tian merembes ke berbagai hal. Bagaikan air yang mengalir dan mengikuti bentuk setiap wujud yang dilalui-Nya.

Maka tidak heran jika dikatakan bahwa semua benda berawal dari Tian, Sang Pencipta. seperti disabdakan dalam Kitab Yak King/Yi Jing sebagai berikut :
Maha Besar Khian, Khalik Yang Maha Sempurna; berlaksa benda bermula dari   pada-Nya; semuanya kepada Thian, Tuhan Yang Maha Esa. Awan berlalu, hujan dicurahkan, beragam benda mengalir berkembang dalam bentuk masing-masing.”5

Tiada benda dan apapun yang kasat mata itu tanpa Tian sebagai Maha segalanya.6 Tuhan hadir dalam segala hal. Sedangkan sifat Tuhan yang Maha Rokh tertuang dalam Kitab Tiong Yong/Zhong Yong Bab XV:1-2 sebagai berikut:

“Sungguh Maha Besarlah Kebajikan Kwi Sien (Tuhan Yang Maha Rokh), Dilihat tiada     Nampak, didengar tiada terdengar, namun tiap wujud tiada yang tanpa Dia.”
Keterkaitan Tuhan dengan Iman dapat dilihat pada ayat berikutnya,

“Maka sungguh jelaslah sifatNya yang halus itu, tidak dapat disembunyikan dari Iman kita; demikianlah Dia.”7
Sebelum melangkah lebih jauh, banyak orang berbicara tentang iman tetapi tidak sungguh-sungguh mengerti apa itu iman. Apakah iman itu berasal dari diri sendiri ataukah berasal dari Tuhan? Apakah iman muncul dengan sendirinya ataukah melalui suatu proses?

Secara etimologis, iman dalam agama Khonghucu disebut “Sing” (Cheng) yang terdiri dari rangkaian akar kata Gan/Yan dan Sing/Cheng. Yan berarti bicara/sabda, kalam dan Cheng berarti sempurna/jadi. Sehingga pengertian Sing/Cheng mengandung makna sempurnanya kata batin dan perbuatan.8

Sedangkan menurut Ws. Ongky Setio Kuncono, cheng memiliki arti harfiah “ketulusan dan kejujuran”. Sehingga iman adalah sikap jujur dan tulus kepada objek Tian sebagai Khalik Pencipta Alam yang diimbangi dengan tindakan nyata melalui perbuatan dan tingkah laku, serta penghormatan untuk memuliakan kebesaran Tian dengan persembahan-persembahan melalui persembahyangan, persujudan dan doa. Iman membangun kebaikan dan menciptakan kebahagiaan batin yang sangat indah, menjadikan rasa damai, tentram dan keharmonisan hidup, bahagia dalam Tian Yang Maha Esa.9

Menurut ajaran agama Khonghucu yang tersurat pada Kitab Tiong Yong/Zhong Yong Bab XXIV: 2 dikatakan sebagai berikut:
“Iman itulah pangkal dan ujung segenap wujud. Tanpa Iman, suatupun tiada. Maka seorang Kuncu memuliakan Iman.”

Jika dikatakan bahwa Iman adalah pangkal dan ujung segenap wujud dan tiap wujud tiada yang tanpa Dia (Tian) maka jelaslah bahwa Tian sudah ada di dalam kita, selalu beserta kita, tanpa kita sadari. Akan tetapi, jika kita tidak mengimani hal tersebut dikarenakan hal itu bukan sesuatu yang bisa dilihat secara kasat mata atau dibuktikan secara ilmiah, maka seperti disebutkan di atas bahwa tanpa iman, suatupun tiada. Jika kita tidak mengimani, tidak mempercayai sesuatu hal, bagaimana mungkin hal tersebut nyata di mata kita? Oleh karenanya, salah satu upaya untuk menyadari keberadaan-Nya adalah dengan berpuasa, membersihkan hati dan mengenakan pakaian lengkap sujud bersembahyang kepada-Nya. Sehingga akan terasakan Dia di atas dan di kanan-kiri kita.10

Di dalam Kitab Tiong Yong/Zhong Yong Bab XIX: 18 disabdakan,
“Iman, itulah Jalan Suci Tuhan Yang Maha Esa; berusaha beroleh Iman, itulah Jalan Suci manusia.”
Maka kita sebagai manusia biasa, masih harus berusaha untuk beroleh iman. Menurut Ws. Ongky Setio Kuncono, berdasarkan Kitab Tiong Yong/Zhong Yong Bab XX:1, ada 2 (dua) cara orang memperoleh iman, yakni sebagai berikut:

  1. Iman > Sadar = Iman diperoleh melalui panggilan dari dalam diri sendiri/hati nurani  manusia dan dorongan yang timbul dari pengembangan xing (watak sejati) dan kuasa Tian (Firman Tian), orang mendapatkan iman yang bisa menyadarkan dirinya. Biasanya ditopang oleh pengalaman spiritual dan kejadian gaib yang menambah keyakinannya akan kebesaran Tian Yang Maha Esa.11
  2. Sadar > Iman = Iman diperoleh melalui proses pembelajaran agama yang kemudian beroleh iman. Iman ini timbul dari dorongan luar seseorang.12

Orang yang telah berhasil mencapai Puncak Iman akan seperti Malaikat 13 dan hanya orang yang telah mencapai Puncak Iman di dunia ini, dapat sempurna mengembangkan Watak Sejatinya dan menjadi tritunggal dengan langit dan bumi.14 Maka jelaslah mengapa dikatakan sifatNya yang halus itu, tidak dapat disembunyikan dari Iman kita, karena kita telah menyatu dengan Tuhan. Sepenuh Iman Percaya Kepada Tuhan Yang Maha Esa itu sendiri dimaksudkan untuk jangan mendua hati, jangan bimbang, Tuhan besertamu.15 Ketika Tian beserta kita dan kita hidup di dalam Tian Dao (Jalan Tian) maka kita telah jadi orang yang beriman.16

Penutup
Kepercayaan dan keyakinan kepada Tian, Tuhan Yang Maha Esa wajib diimani oleh umat Khonghucu. Dengan keteguhan Iman, kita akan dapat meresapi kehadiran Tian. Dengan menyadari keberadaan Tian yang tidak nampak namun berkuasa atas segala hal yang ada di alam semesta maka akan membuat kita untuk selalu berhati-hati dalam perbuatan meskipun pada waktu seorang diri dan berupaya untuk menciptakan hidup yang harmonis sesuai Firman Tian dan ajaran Nabi Kongzi. Dengan hidup yang harmonis, maka kita pun akan merasa bahagia di dalam Tian Yang Maha Esa.

Daftar Pustaka

  • Kitab Tiong Yong/Zhong Yong dalam Kitab Su Si/Si Shu Cetakan V. Matakin, 1988.
  • Kitab Yak King/Yi Jing. Kitab Wahyu Kejadian Alam Semesta beserta Segala Perubahan dan Peristiwanya. Sala: Matakin, 1984.
  • Kuncono, Ongky Setio. Tomorrow Spirit: Sebuah Pemahaman Khonghucu dari Sisi Lain. Jakarta: Gerbang Kebajikan Ru, 2015.
  • Kuncono, Ongky Setio. Wei De Dong Tian: Jalan Menuju Tuhan: Sebuah Kumpulan Khotbah Minggu. Sidoarjo: SPOC/Study Park of Confucius, 2017.
  • Tjhie Tjay Ing. Panduan Pengajaran Dasar Agama Khonghucu. Solo: Matakin, 2006.

Catatan:

  1. Tian adalah sebutan untuk Tuhan Yang Maha Esa yang biasa digunakan oleh Nabi Agung Kongzi yang hidup pada Zaman Dinasti Zhou. Huruf Tian terangkai dari gabungan dua huruf sebagai akar kata, yakni Yi yang artinya “Satu” dan Da yang artinya “Besar”, jadi Tian mengandung pengertian Yang Maha Esa Maha Besar.
  2. Dr. Drs. Ws. Ongky Setio Kuncono, SH., MM. Tomorrow Spirit: Sebuah Pemahaman Khonghucu dari Sisi Lain. (Jakarta: Gerbang Kebajikan Ru, 2015), h. 38 & 40.
  3. Ibid, h. 26 & 40.
  4. Kitab Yak King/Yi Jing Hexagram 1 h. 2.
  5. Kitab Yak King/Yi Jing Hexagram 1, Sabda 1,2 h. 3.
  6. Dr. Drs. Ws. Ongky Setio Kuncono, SH., MM. Wei De Dong Tian: Jalan Menuju Tuhan: Sebuah Kumpulan Khotbah Minggu. (Sidoarjo: SPOC/Study Park of Confucius, 2017), h. 35.
  7. Kitab Tiong Yong atau Zhong Yong Bab XV:5
  8. Xs. Tjhie Tjay Ing, Panduan Pengajaran Dasar Agama Khonghucu. (Solo: Matakin, 2006), h. 2.
  9. Dr. Drs. Ws. Ongky Setio Kuncono, SH., MM. Tomorrow Spirit: Sebuah Pemahaman Khonghucu dari Sisi Lain. (Jakarta: Gerbang Kebajikan Ru, 2015), h. 28.
  10. Kitab Tiong Yong/Zhong Yong Bab XV:3
  11. Dr. Drs. Ws. Ongky Setio Kuncono, SH., MM. Tomorrow Spirit: Sebuah Pemahaman Khonghucu dari Sisi Lain. (Jakarta: Gerbang Kebajikan Ru, 2015), h. 29.
  12. Ibid, h. 30.
  13. Kitab Tiong Yong/Zhong Yong Bab XXIII:1 / Su King II:2.2.
  14. Kitab Tiong Yong/Zhong Yong Bab XXI:1 / Su King IV:4.2.
  15. Xs. Tjhie Tjay Ing, Panduan Pengajaran Dasar Agama Khonghucu. (Solo: Matakin, 2006), h. 5.
  16. Dr. Drs. Ws. Ongky Setio Kuncono, SH., MM. Tomorrow Spirit: Sebuah Pemahaman Khonghucu dari Sisi Lain. (Jakarta: Gerbang Kebajikan Ru, 2015), h. 34.

 

 

 

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Perlunya Jeda

21-05-2018 Hits:87 Berita Foto

Perlunya Jeda

Pagi hari ini, kami sengaja berjalan di persawahan Ubud. Tidak sengaja kami berkenalan dengan peternak bebek yang sangat ramah.

Read more

Jalan Santai Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 211 Gereja Keuskupan Agung Jakarta

12-05-2018 Hits:237 Berita Foto

Jalan Santai Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 211 Gereja Keuskupan Agung Jakarta

Tanggal 08 Mei 2018 Gereja Keuskupan Agung Jakarta memperingati Hari Ulang Tahun yang ke 211 (08 Mei 1807 – 08...

Read more

Kebaktian Akbar Depok

30-04-2018 Hits:320 Berita Foto

Kebaktian Akbar Depok

Kebaktian spektakuler di Depok Jabar yang dihadiri 1000 umat lebih dengan pembicara Ws. Ir Budi ST, MM dan Ws. HT....

Read more

Tokyo Ke Jakarta

13-04-2018 Hits:256 Berita Foto

Tokyo Ke Jakarta

Perjalanan pulang dari airport Haneda Tokyo. Tidak terasa 1 minggu perjalanan di negara Sakura. Kenangan indah untuk dilupakan.

Read more

Menuju Ke Tokyo

12-04-2018 Hits:134 Berita Foto

Menuju Ke Tokyo

Setelah sarapan pagi di hotel Marusansou, kami menuju ke Karuizawa Factory Outlet yang merupakan factory outlet terbesar. 

Read more

Gasho Village

11-04-2018 Hits:98 Berita Foto

Gasho Village

Setelah semalam mandi onsen, tidur bisa nyenyak sekali sehingga badan menjadi segar. Pagi ini harus bangun pagi untuk siap siap...

Read more

Dari Kobe Menuju Nara

10-04-2018 Hits:118 Berita Foto

Dari Kobe Menuju Nara

Perjalanan dari Kobe munuju Nara. Ada tempat berbelanja di Naramachi. Sebelumnya rombongan menyempatkan diri ke Todaiji Temple sebuah kuil dibangun...

Read more

Negara Sakura

09-04-2018 Hits:137 Berita Foto

Negara Sakura

Tiba di Kanzai-Osaka pagi tanggal 7 April 2018. Udara waktu itu 11 derajat celcius. Sesampainya di airport langsung menuju Osaka...

Read more

Bersama Setiadi Joyosentoso

04-03-2018 Hits:552 Berita Foto

Bersama Setiadi Joyosentoso

Setiadi Joyosetoso bos PT. Surya Putra Barutama yang beralamat di jalan Kedurus 23 adalah sosok seorang bisnisman yang merangkak dari...

Read more

Pasar Turi Tradisionil Singkawang

03-03-2018 Hits:265 Berita Foto

Pasar Turi Tradisionil Singkawang

Pagi ini rombongan menuju pasar tradisionil. Pasar tersebut tidak seperti pasar lainnya yang kelihatan jorok. Di dekat pasar ada bubur...

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 471-480

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Menurut Anda apa yang paling penting dilakukan saat Imlek ?

Bersembahyang leluhur - 0%
Menerima Angpao - 0%
Membeli baju baru - 0%
Sembahyang di Kelenteng - 0%
Berkunjung ke sanak-saudara - 0%

Total votes: 0
The voting for this poll has ended on: March 30, 2018

Who's Online

We have 43 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com