spocjournal.com

Hubungan Wu Chang Dengan Xing Dan Wu Lun

Oleh: Dr. Drs. Ws. Ongky Setio Kuncono, SH, MM

Wu Chang banyak yang menterjemahkan Lima Kebajikan, namun demikian menurut Bratayana,Xds kalau Wu Chang diterjemahkan lima kebajikan akan membingungkan karena bias dengan 八 徳 - Ba De (delapan kebajikan) karena De : itu adalah kebajikan. Sedangkan Chang itu bukan kebajikan melainkan memiliki pengertian sering, umum, rutin, konstan. Sesuatu yang sering, umum, rutin, konstan untuk dilakukan itulah Chang. Untuk itulah Bratayana,Xds menterjemahkan Wu Chang : lima pedoman.

Xing yang terdiri dari ren, yi, li, zhi menjadi Wu Chang ren, yi, li, zhi, xin (ada tambahan xin) maksudnya dengan ditambahkan Xin, bertujuan agar manusia betul-betul dapat dipercaya (xin) dalam menjalankan Xing (watak sejati) sebagai Firman Tian.Disisi lain, jika manusia menjakankan Xing nya dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati, tentu dia akan dapat dipercaya (xin)

Wu Chang merupakan gagasan dari 董 仲 舒 Dong Zhong Shu (Dinasti Han) 孟子提出“仁、义、礼、智”,董仲舒扩充为“仁、义、礼、智、信”,后称“五常

Ide awalnya dari MengZi 孟子yang merumuskan Si Duan 四端(empat benih kebajikan)sebagai Ren Yi Li Zhi 仁、义、礼、智, kemudian oleh 董仲 Dong Zhong Shu dikembangkan menjadi Ren Yi Li Zhi Xin 仁、义、礼、智、信 maka disebut sebagai Wu Chang 五常. Dong Zhong Shu adalah tokoh pada zaman dinasti Han.

Yang di dalam Xing (Watak Sejati ) seorang Jun Zi ialah Ren (Cinta Kasih), Yi (Kebenaran ), Li (Kesusilaan), dan Zhi (Kebijaksanaan) .Inilah yang berakar di dalam hati, tumbuh dan meraga,membawa cahaya mulia pada wajah,memenuhi punggung sampai ke empat anggauta badan.Keempat anggota badan dengan tanpa kata-kata dapat mengerti sendiri" ( Menzi VII A : 21 pasal 4 ).

Menurut saya bahwa Wu Chang itu adalah pengembangan dari Xing. Didalam Xing yang terdiri dari Ren, Yi, Li dan Zhi itu sudah terkandung unsur Xin (dapat dipercaya). Seorang yang Cinta Kasih, Benar, Susila dan Bijaksana tentunya mereka dapat dipercaya.

Xing adalah Watak Sejati atau Roh Kebajikan atau Roh Suci yang merupakan pemberian dari Tian. Karena manusia mendapatkan Xing itulah maka manusia menjadi maklhuk yang paling mulia didunia ini yang membedakan dengan binatang.Binantang tidak memiliki Xing, maka binatang tidak beretika moral.

Xing juga merupakan dimensi etika dan juga dimensi spiritual. Artinya dalam memahami Xing tidak bisa hanya secara etika moral saja atau dipandang sebagai pedoman hidup saja, melainkan Xing mengandung filosofi dan religius. Secara filosofi Xing diartikan sebagai pedoman etika moral dalam hidup bermasyarakat dan bernegara, sebagai pedoman sekaligus rambu rambu dalam berperitingkah laku khususnya dalam melakukan lima hubungan kemasyarakatan Wu Lun.

Disisi lain Xing memiliki dimensi religi yang amat dalam yakni Iman.

Ketika Zigong bertanya," Ajaran guru tentang kitab-kitab, dapat kuperoleh dengan mendengar, tetapi ajaran guru tentang Watak Sejati (Xing ) dan Jalan Suci Tian ( Tian Dao) tidak dapat kuperoleh (hanya) dengan mendengar" ( Kitab Lun Yu V : 13 ).

Ada ajaran guru yang bisa diperoleh dengan mendengar dan ada yang tidak bisa didapatkan hanya mendengar. Ajaran yang tidak hanya bisa didapat dengan mendengar itu memerlukan perenungan, memahami dengan hati dan perasaan itulah IMAN.

Kesimpulannya bahwa Xing itu memiliki 2 dimensi yakni dimensi etika moral dan dimensi Iman yang religius itu.

Bagaimana hubungan Xing dengan Wu Chang ?
Wu Chang itu sama dengan Xing yang didalamnya ada unsur Xin = dapat dipercaya.
Dapat dipercaya atau Xin menjadikan kunci dari pada pelaksanaan agar lebih mantap. Dengan Xin akan menjadikan pelaksaan dimensi iman itu lebih terlaksana dengan baik. Mengingat bahwa Iman itu mengandung Xin. Artinya bahwa Iman itu adalah kejujuran dan ketulusan dalam pengertian harfiahnya. Apabila kita mengimani dengan tulus dan benar maka kita harus meletakkan Xin sebagai kejujuran atau dapat dipercaya dalam menghadap kepada obyek iman kita yakni Tian, Tuhan Yang Maha Esa.

Aplikasi Wu Chang dalam kehidupan sehari hari ?
Segala tingkah laku dan perbuatan manusia khususnya seorang Junzi harus menjalankan dan mengamalkan unsur-unsur Wu Chang dalam kehidupan berumah tangga, bermasyarakat , berbangsa bahkan bernegara. Hubungan secara intern dalam rumah tangga bagaimana tanggungjawab suami terhadap istri dan bagaimana kewajiban istri terhadap suami semuanya di ikat oleh etika moral Wu Chang. Maka Wu Chang mencakup segala hubungan kemasyarakatan lainnya misalnya bagaimana menjalin hubungan antara atasan dan bawahan (Raja dengan Menteri), majikan dan karyawannya yang merupakan isu central dari perburuhan. Wu Chang juga memiliki peran penting dalam berbagai hubungan lainnya misalnya hubungan ayah dengan anak, kakak dengan adik dan kawan dengan sahabat. Wu Chang tidak berhenti disitu saja melainkan juga bagaimana menjalin hubungan antara guru dengan murid, rohaniwan dengan umat dan seterusnya.Wu Chang menjadi etika moral yang harus diterapkan. Hubungan hubungan itu di sebut dengan Wulun.Oleh karena itu dalam setiap hubungan Wu Lun harus dilandasi oleh etika moral Wu Chang.

 

Bagaimana huhungan dengan Tian sebagai penciptanya ?
Wu Chang adalah etika moral secara horisontal namun juga secara vertikal dengan Tian juga harus menngunakan Wu Chang
dalam menghadap Tian.

Ada Tripusaka dimana unsur Yong ( berani )yang juga harus ditambahkan dalam hubungan kemasyarakatan. Unsur berani adalah penting agar mampu merubah segala sesuatunya dengan baik.Tanpa ada keberanian aplikasi di lapangan akan sulit terwujud. Untuk menegakkan kebenaran harus ada unsur berani atau keberanian sehingga mampu menekan masyarakat atau individu lain yang gak benar menjadi benar. Unsur berani ini dalam aplikasi nyatanya mewuujud dalam bentuk undang undang atau aturan.Aturan harus ditegakkan kepada semua saja tanya perkecualian dan pernagkan Yong sangat penting untuk menegakkan kebenaran khususnya hukum.

Bagaimana hubungan dengan Tian sebagai penciptanya ?
Wu Chang adalah etika moral secara horisontal namun juga secara vertikal dengan Tian juga harus menngunakan Wu Chang
dalam menghadap Tian.

Ada Tripusaka dimana unsur Yong ( berani )yang juga harus ditambahkan dalam hubungan kemasyarakatan. Unsur berani adalah penting agar mampu merubah segala sesuatunya dengan baik.Tanpa ada keberanian aplikasi di lapangan akan sulit terwujud. Untuk menegakkan kebenaran harus ada unsur berani atau keberanian sehingga mampu menekan masyarakat atau individu lain yang gak benar menjadi benar. Unsur berani ini dalam aplikasi nyatanya mewuujud dalam bentuk undang undang atau aturan. Aturan harus ditegakkan kepada semua saja tanpa perkecualian dan penerapan Yong sangat penting untuk menegakkan kebenaran khususnya hukum .

Khusus hubungan dengan Tian maka Tripusaka yang ada unsur Yong tidak digunakan sebab manusia sebagai ciptaan Tian tidak boleh sombong dan berani kepada Tian, dia harus patuh dan sujud. Yong hanya bersifat horisontal bukan vertikal.

 

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Srikandi Gunung Sindur Berjoget

16-10-2017 Hits:50 Berita Foto

Srikandi Gunung Sindur Berjoget

Kebaktian di Makin Gunung Sindur minggu 15 Oktober 2017 dipenuhi umat di berbagai daerah di sekitarnya.

Read more

Mengajar Dan Kunjungan

25-09-2017 Hits:366 Berita Foto

Mengajar Dan Kunjungan

Pada tanggal 23 September 2017 saya mengajar S2 program M.Ag di UIN Syarif Hidayahtullah Jl.Cempaka Putih Tangerang Selatan Banten.

Read more

Dokumen Gili Iyang Dan Gili Labak Tour

11-09-2017 Hits:272 Berita Foto

Dokumen Gili Iyang Dan Gili Labak Tour

Perjalanan Tour Jalan Sehat Trawas menuju ke dua Pulau Gili Iyang dan Gili Labak.

Read more

Pertemuan Di Polda jatim

08-09-2017 Hits:210 Berita Foto

Pertemuan Di Polda jatim

Surabaya, 8 September 2017. Silaturahim Kapolda Jatim bersama Forum Kerukunan Umat Beragama dalam Rangka Harkamtibmas.

Read more

Tenaga Pendidik Khonghucu Di Pangkal Pinang

08-09-2017 Hits:144 Berita Foto

Tenaga Pendidik Khonghucu Di Pangkal Pinang

Kegiatan Peningkatan Kualitas Kompetensi Tenaga Pendidik Agama Khonghucu Tahun 2017 yang diadakan di Hotel Puncak Lestari Pangkal Pinang mulai tgl....

Read more

Js. Maria Berpulang

07-09-2017 Hits:689 Berita Foto

Js. Maria Berpulang

Berita berpulangnya Js.Maria Engeline sangat mengejutkan bagi kita semua

Read more

Sembahyang Leluhur: Tradisi Atau Agama?

05-09-2017 Hits:662 Berita Foto

Sembahyang Leluhur: Tradisi Atau Agama?

Talkshow interaktif dengan Nara Sumber Js. Liem Liliany Lontoh; Hotel Aston ruang Asoka Lt. 2; Manado, 01 September 2017.

Read more

Anti Narkoba

28-08-2017 Hits:142 Berita Foto

Anti Narkoba

Surabaya, 28 Agustus 2017 pertemuan BNN (Badan Narkotika Nasional) di Hotel Santika Surabaya yang dihadiri oleh beberapa sukarelawan.

Read more

Pulau Nan Indah

22-08-2017 Hits:222 Berita Foto

Pulau Nan Indah

Kami mengajak para pencinta alam Indonesia untuk berkeliling ke tiga pulau di Wilayah Sumenep-Madura.

Read more

Tokoh Matakin Berpulang

08-08-2017 Hits:1175 Berita Foto

Tokoh Matakin Berpulang

Wu Hu Ai Zai, telah kembali ke Haribaan Huang Tian, Xs Hanom Pramana Buanadjaja (Phwa Tjhiang Han/Pan Chang Han 潘昌汉)...

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 421-430

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Kegiatan Apa Yang Paling Anda Senangi Ketika Di Tempat Ibadah?

Berdoa / Sembahyang - 100%
Menyanyi / Bermain Musik - 0%
Mendengarkan Kotbah - 0%
Berdiskusi - 0%
Bertemu Teman-Teman - 0%

Total votes: 8
The voting for this poll has ended on: March 9, 2014

Who's Online

We have 21 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com