spocjournal.com

Konsep Bakti Dan Sedekah

Ketiga hal yakni kepercayaan, kekeluargaan dan perubahan (change) yang menjadi landasan bisnis Setiadi Joyosentoso harus diimbangi juga dengan bakti kepada orang tua dan sedekah.

Orang tua adalah seorang yang membesarkan kita dan merawat kita semua hingga kita menjadi orang yang bisa berdikari. Tanpa bimbingan dan mengorbanan orang tua tidak akan mungkin kita bisa sukses seperti saat sekarang. Jarang kita jumpai seorang sukses yang menyia nyiakan orang tuanya sebab orang tua yang kita perhatikan akan selalu membawa doa buat kita semua. Pengalaman menunjukkan bahwa mereka yang hidupnya diikuti oleh orang tuanya tentunya mereka hidupnya paling enak, jikalau tidak kaya maka mereka tidak akan kekurangan. Bakti kepada orang tua akan menjadikan hokky bagi dirinya, sehingga kemana kita pergi dan kemana kita bekerja akan selalu mendapatkah berkah besar. Doa dan ucapan orang tua menjadi pendorong kehidupan kita menuju sukses.

Hubungan keharmonisan kepada orang tua wajib dijaga seperti juga raja Sun yang mendapatkan tahta oleh raja Yao, Sun terus sedih hidupnya meski kekayaannya dan kekuasaannya sudah didapatkan tanpa bisa bersesuaian dengan ayah bunda nya. Oleh karena itulah setiap orang yang memahami hal tersebut akan selalu ingat kepada orang tua yang membesarkan kita semua. Rasa bakti itu bukan sekedar kita memberikan makanan, uang dan angpau yang besar, namun perhatian kita dengan sentuhan kasih sayang kepada orang tua akan membuat orang tua kita senang. Hubungan harmonis dengan orang tua melalui bakti tersebut tentu akan membawa dampak positif yakni berkah kita dalam melakukan kegiatan bisnis.

Hal tersebut tentu disadari oleh Setiadi Joyosentoso, dalam berbagai kesempatan beliau selalu mengunjungi orang tuanya yang sudah berusia 90 tahun lebih. Beliau selalu menyempatkan diri terbang ke Jakarta hanya untuk menengok orang tua yang disayanginya.

Bahkan dalam Imlek 2569 kemaren beliau juga hadir untuk pai kwi (sujud) kepada orang tua seperti yang dilakukan oleh masyarakat Khonghucu lainnya. Agama bisa apa saja tapi tradisi Tionghoa yang amat luhur itu terus dipraktekkan sebagai bagian dari rasa baktinya kepada orang tuanya.

Memperlakukan orang tua dengan senang hati akan menjadikan orang tua senyum yang berdampak pada panjang umur. Jikalau orang tua senang dan bahagia maka akan menjadikan kita semua ikut bahagia. Menciptakan situasi bahagia dalam keluarga akan menjadikan dampak pada penerapan kebahagiaan kepada seluruh karyawan yang ada.

Praktik menciptakan kebahagiaan kepada karyawan juga pernah saya saksikan sendiri. Pada suatu hari Setiadi Joyosentoso mengajak kami makan bersama sama di ayam goreng Sri Pandaan. Beberapa meja dipenuhi oleh karyawan, keluarga Setiadi dan kami berdua. Makan bersama keluarga dan karyawan serta sahabat menjadikan hubungan lebih akrap. Model semacam itu merupakan bentuk dari upaya membahagiakan keluarga dan karyawan. Keluarga yang bahagia harus mencerminkan atau memberikan dampak kebahagiaan bagi karyawan. Karyawan yang bahagia akan bekerja dengan bahagia sehingga produktivitas dan keloyalitasan kepada perusahaan semakin tinggi. Sentuhan semacam itu bisa dirasakan oleh semua karyawan. Jangankan karyawan dan sahabat, terhadap peliharannya Naya pun ikut merasakan makan bersama siang itu. Itulah Setiadi Joyosentoso dalam menjalin hubungan dengan keluarga, karyawan maupun sahabatnya. Beliau memiliki prinsip apa yang baik buat dirinya dan bisa membuat orang lain bahagia maka tak segan- segan beliau lakukan.

Setiadi Joyosentoso dalam kehidupan kesehariannya juga tidak luput bersedekah. Orang yang bersedekah menurut penelitian biasanya hidupnya bahagia dan panjang umur. Baginya lebih baik memberi daripada menerima, lebih baik mengunjungi daripada dikunjungi, lebih baik melayani daridapa dilayani. Memberikan sedekah seperti melihat sebuah sumur. Air sumur tidak akan bisa jernih bila tidak dikuras airnya. Semakin air sumur di kuras maka airnya semakin deras dan bening. Kita tidak bisa makan setiap hari tanpa kita buang. Mengeluarkan hal kecil sebagai sedekah meskipun tidak pernah mengharapkan imbalannya, maka suatu saat akan membawa berkah yang berlimpah. Kepada Sapam, orang yang dikenalnya dan kepada siapa saja yang dirasa perlu diberi, beliau selalu mengeluarkan sedekah. Tak heran bila dalam kesempatan tertentu beliau selalu memberikan sumbangan kepada tempat ibadah atau kepada mereka yang memerlukan pertolongan. Meski beliau suka bersedekah, namun beliau bukan yayasan sosial yang gapang gampang menyumbang tanpa ada kejelasan. Sikapnya yang suka bersedekah diimbangi dengan perhitungan sehingga apa yang disedekahkan akan lebih bermanfaat bagi orang banyak. Hidup itu harus memberikan kontribusi kepada masyarakat dan orang banyak. Sumbangan yang beliau berikan lebih banyak memberi manfaat bagi orang banyak. Seperti saya saksikan sendiri bagaimana beliau membuat ambulan untuk kepentingan orang banyak.

Pengalaman beliau tersebut diatas bisa menjadi contoh nyata bagaimana menjadi seorang wirausaha yang sejati. Dalam perkuliahan di Universitas PETRA Manajemen Bisnis mendatang, pengalaman Setiadi Joyosentoso bisa saya angkat untuk diketahui oleh para mahasiswa.

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Perlunya Jeda

21-05-2018 Hits:87 Berita Foto

Perlunya Jeda

Pagi hari ini, kami sengaja berjalan di persawahan Ubud. Tidak sengaja kami berkenalan dengan peternak bebek yang sangat ramah.

Read more

Jalan Santai Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 211 Gereja Keuskupan Agung Jakarta

12-05-2018 Hits:237 Berita Foto

Jalan Santai Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 211 Gereja Keuskupan Agung Jakarta

Tanggal 08 Mei 2018 Gereja Keuskupan Agung Jakarta memperingati Hari Ulang Tahun yang ke 211 (08 Mei 1807 – 08...

Read more

Kebaktian Akbar Depok

30-04-2018 Hits:320 Berita Foto

Kebaktian Akbar Depok

Kebaktian spektakuler di Depok Jabar yang dihadiri 1000 umat lebih dengan pembicara Ws. Ir Budi ST, MM dan Ws. HT....

Read more

Tokyo Ke Jakarta

13-04-2018 Hits:256 Berita Foto

Tokyo Ke Jakarta

Perjalanan pulang dari airport Haneda Tokyo. Tidak terasa 1 minggu perjalanan di negara Sakura. Kenangan indah untuk dilupakan.

Read more

Menuju Ke Tokyo

12-04-2018 Hits:134 Berita Foto

Menuju Ke Tokyo

Setelah sarapan pagi di hotel Marusansou, kami menuju ke Karuizawa Factory Outlet yang merupakan factory outlet terbesar. 

Read more

Gasho Village

11-04-2018 Hits:98 Berita Foto

Gasho Village

Setelah semalam mandi onsen, tidur bisa nyenyak sekali sehingga badan menjadi segar. Pagi ini harus bangun pagi untuk siap siap...

Read more

Dari Kobe Menuju Nara

10-04-2018 Hits:118 Berita Foto

Dari Kobe Menuju Nara

Perjalanan dari Kobe munuju Nara. Ada tempat berbelanja di Naramachi. Sebelumnya rombongan menyempatkan diri ke Todaiji Temple sebuah kuil dibangun...

Read more

Negara Sakura

09-04-2018 Hits:137 Berita Foto

Negara Sakura

Tiba di Kanzai-Osaka pagi tanggal 7 April 2018. Udara waktu itu 11 derajat celcius. Sesampainya di airport langsung menuju Osaka...

Read more

Bersama Setiadi Joyosentoso

04-03-2018 Hits:552 Berita Foto

Bersama Setiadi Joyosentoso

Setiadi Joyosetoso bos PT. Surya Putra Barutama yang beralamat di jalan Kedurus 23 adalah sosok seorang bisnisman yang merangkak dari...

Read more

Pasar Turi Tradisionil Singkawang

03-03-2018 Hits:265 Berita Foto

Pasar Turi Tradisionil Singkawang

Pagi ini rombongan menuju pasar tradisionil. Pasar tersebut tidak seperti pasar lainnya yang kelihatan jorok. Di dekat pasar ada bubur...

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 471-480

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Menurut Anda apa yang paling penting dilakukan saat Imlek ?

Bersembahyang leluhur - 0%
Menerima Angpao - 0%
Membeli baju baru - 0%
Sembahyang di Kelenteng - 0%
Berkunjung ke sanak-saudara - 0%

Total votes: 0
The voting for this poll has ended on: March 30, 2018

Who's Online

We have 46 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com