spocjournal.com

Belajar Dari Pengalaman Hidup

Oleh: Ws. HT. Saputra, SH

Ada peribahasa yang mengatakan pengalaman adalah guru terbaik dalam hidup, dan ini baru saja saya alami dalam sebuah proses pengujian seorang calon rohaniwan Khonghucu.
Saya sudah 2 kali diminta oleh MATAKIN dalam hal ini ketua Bidang Agama ( Kabid Agama ) untuk mengadakan pengujian bagi calon Rohaniwan Khonghucu.
1. Pengujian 14 orang calon rohaniwan di Matakin Provinsi Bangka Belitung dan berjalan dengan lancar.
2. Pengujian 2 calon Rohaniwan di Matakin Kabupaten Bogor.
Dalam pengujian yang ke 2 inilah banyak hal yang saya dapatkan karena salah satu calon Rohaniwan banyak menimbulkan kontradiksi baik dari para Rohaniwan dan umat.

Banyak Rohaniwan dan umat yang memprotes tidak setuju bila salah satu dari calon tersebut diluluskan menjadi Rohaniwan karena calon tersebut memiliki sifat temperamen, arogan, dan tidak punya etika sopan santun.

Bahkan baru-baru ini terdapat kontradiksi antara pernyataannya dengan pembuatan patung Kongco Kwan Seng Teek Khoen di Kwan Sing BioTuban. Bahkan Dia dianggap mendukung organisasi Rohaniwan di luar MATAKIN. Bahkan ada isu bahwa yang bersangkutan ingin mencalonkan diri sebagai Caleg dll.

Secara singkat, mereka yang tidak setuju dengan calon Rohaniwan tersebut meminta habis-habisan kepada Kabid Agama agar pengujian tersebut dibatalkan dengan berbagai macam alasan dan kepentingan.

Namun, saat itu Kabid Agama tetap melakukan pengujian karena Beliau tdk mau diinterfensi oleh siapapun agar keputusan pengujian dapat berjalan terlebih dahulu karena calon rohaniwan tersebut sudah lolos melalui tes wawancara oleh 2 orang Xs. Dan 1 orang Ws artinya Kabit Agama harus menghormati keputus tersebut. Dan tidak bisa membatalkan sepihak proses pengujian karena ini ketentuan dari Juklak proses pengangkatan Rohaniwan. Saya pribadi sudah meminta kepada Kabit Agama untuk membatalkan proses pengujiaan dengan alasan banyaknya komplain dari para Rohaniwan dan umat Khonghucu yang menolak pengujian calon rohaniwan tersebut.

Tapi kembali lagi dengan prinsip dan keinginan dari Kabit Agama untuk memberikan pembelajaran kepada para Rohaniwan dan umat bahwa inilah proses pengangkatan calon Rohaniwan yang sekarang berlaku. Kalau ada yang tidak setuju silakan buat surat kepada MATAKIN dan bukan berteriak-teriak di media sosial ( FB, WA ) .

Apapun latar belakang calon rohaniwan mesti kita hormati apalagi mereka telah mendapat rekomendasi dari MAKIN yang mencalonkan dan referensi dari 2 Rohaniwan senior serta telah lulus tes wawancara oleh 3 Rohaniwan.

Jadi, bila Kabit Agama membatalkan proses Pengajuan ini berarti melanggar juklak atau aturan yang sudah kita buat.

Akhirnya saya tidak bisa berubat apa-apa selain mendukung Kabit Agama karena saya adalah wakil kabit Agama dan tidak boleh bertentangan. Bukankah aturan ini sudah di setujui oleh MATAKIN DAN DEROH semestinya hal-hal seperti ini sudah harus mendapat support dari semua jajaran MATAKN bukan komplain bahkan melakukan intervensi untuk membatalkan pengujuan. Bahkan Kabit Agama saat itu mengatakan pada saya kalau ada orang yang dulunya pencuri, maling sekarang ingin sadar dan ingin menjadi calon Rohaniwan masa ditolak apalagi sdh mendapatkan rekomendaksi dari MAKIN setempat dan telah lulus tes wawancara masa ditolak pengujuannya biarkan proses itu berlangsung dan kita harus percaya dengan proses tersebut. Bahkan di tempat lain ada orang yang punya latar belakang yg buruk sekarang menjadi Rohaniwan mestinya tidak boleh kalau ada orang mau berbuat baik kita langsung menolak tanpa mau tau alasan mereka.

Bahkan, Nabi mengajarkan bawa "Firman Tuhan itu tidak berlaku selamanya. Maka yang berbuat baik akan mendapat yang berbuat tidak baik akan kehilangan."

Pada proses pengujuan saya merasa kaget juga ternyata betul apa yang Nabi katakan Bahwa Firman Tuhan itu tdk berlaku selamanya. Orang yang dulunya pemarah, tidak punya etika, arogan sekarang lebih tenang dan saat di uji jawabannya mantap dan saat dikonfirmasi tentang isu-isu diluar bahkan sampai dipertanyakan apakah kami mau mendengar jawaban yg jujur atau diplomatis. Dan menurut saya, calon rohaniwan itu menjawab dgn jujur. Dan kita harus percaya itu dan selalu berpikir positif dan bisa menerimanya.

Saya yakin calon rohaniwan tersebut akan terus menjadi baik. Tapi kalau kita curigai terus, ia bisa saja berubah menjadi tidak baik.
Seperti kita sebelumnya menganggap baik, sopan tidak arogan tetapi saat mendengar ada calon rohaniwan yang kita tidak senangi akan diuji, kita sudah menjadi pemarah dan tidak bisa lagi berpikir jernih dengan berbagai macam alasan dan pembenaran yang sebetulnya juga belum tentu benar dan orang lain bisa menilai seperti apa kita.

Jadi, saya merasa dengan hasil Pengujuan yang dilakukan oleh Kabit Agama ini saya mendapatkan pembelajaran bahwa :
- Kita mesti berdiri tegak, tidak miring ke kiri atau ke kanan dan selalu memberikan keputusan yang tengah serta bisa diterima oleh semua orang, Harmonis dan semuanya mendapatkan hasil yang menang-menang. Win-win solution.
- Berani mengambil resiko walau banyak yang memprotes atau memaksakkn kehendak untuk membatalkan apa yang mereka tidak sukai.
- Berani berkorban untuk kepentingan yang lebih besar.

Dan apapun keputusan yang sudah diputuskan oleh Kabit Agama saya menyadari tidak bisa menyenangkan semua orang. Ada yang bisa menerima ada yang tidak bisa menerima. Apa lagi, dari awal sudah bertentangan. Hal ini pasti akan ditolak dengan berbagai alasan dan pembenaran.
Tapi saya bersyukur bahwa calon Rohaniwan tersebut bisa menerima dengan keputusan LULUS PENGUJIANNYA tetapi Belum bisa di Li yuan sebagai Rohaniwan. karena harus menyelesaikan PR nya terlebih dahulu yaitu :
1. Untuk lebih membina diri sebagai seorang Junzi.
2. Menyelesaikan masalah pernyataan tentang patung Kongco Kwan Seng Tee Khoen di Kwan Sing Bio Tuban.
3. Berkaitan isu keterlibatan dukungan organisasi Rohaniwan di luar MATAKIN.

Untuk penutup, Nabi bersabda, seorang Kuncu dapat rukun meski tidak dapat sama. Seorang rendah budi dapat sama meski tidak rukun. (Sabda Suci XIII:XXIII)

Terima kasih.

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Silaturahmi Pengurus Matakin Di Hari Idul Fitri 1439 H Selama Tiga Hari

19-06-2018 Hits:17 Berita Foto

Silaturahmi Pengurus Matakin Di Hari Idul Fitri 1439 H Selama Tiga Hari

Bagi umat Islam, hari raya Idul Fitri adalah merupakan puncak dari pelaksanaan ibadah puasa. Idul Fitri memiliki arti yang berkaitan...

Read more

Matakin Prov. DKI melaksanakan sembahyang Duan Yang di Kelenteng Kongmiao TMII

19-06-2018 Hits:85 Berita Foto

Matakin Prov. DKI melaksanakan sembahyang Duan Yang di Kelenteng Kongmiao TMII

Tanggal 5 bulan 5 Yinli (Kongzili) tahun ini jatuh pada tanggal 18 Juni 2018. Umat Khonghucu dari wilayah prov. DKI...

Read more

Perlunya Jeda

21-05-2018 Hits:212 Berita Foto

Perlunya Jeda

Pagi hari ini, kami sengaja berjalan di persawahan Ubud. Tidak sengaja kami berkenalan dengan peternak bebek yang sangat ramah.

Read more

Jalan Santai Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 211 Gereja Keuskupan Agung Jakarta

12-05-2018 Hits:293 Berita Foto

Jalan Santai Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 211 Gereja Keuskupan Agung Jakarta

Tanggal 08 Mei 2018 Gereja Keuskupan Agung Jakarta memperingati Hari Ulang Tahun yang ke 211 (08 Mei 1807 – 08...

Read more

Kebaktian Akbar Depok

30-04-2018 Hits:352 Berita Foto

Kebaktian Akbar Depok

Kebaktian spektakuler di Depok Jabar yang dihadiri 1000 umat lebih dengan pembicara Ws. Ir Budi ST, MM dan Ws. HT....

Read more

Tokyo Ke Jakarta

13-04-2018 Hits:294 Berita Foto

Tokyo Ke Jakarta

Perjalanan pulang dari airport Haneda Tokyo. Tidak terasa 1 minggu perjalanan di negara Sakura. Kenangan indah untuk dilupakan.

Read more

Menuju Ke Tokyo

12-04-2018 Hits:166 Berita Foto

Menuju Ke Tokyo

Setelah sarapan pagi di hotel Marusansou, kami menuju ke Karuizawa Factory Outlet yang merupakan factory outlet terbesar. 

Read more

Gasho Village

11-04-2018 Hits:134 Berita Foto

Gasho Village

Setelah semalam mandi onsen, tidur bisa nyenyak sekali sehingga badan menjadi segar. Pagi ini harus bangun pagi untuk siap siap...

Read more

Dari Kobe Menuju Nara

10-04-2018 Hits:150 Berita Foto

Dari Kobe Menuju Nara

Perjalanan dari Kobe munuju Nara. Ada tempat berbelanja di Naramachi. Sebelumnya rombongan menyempatkan diri ke Todaiji Temple sebuah kuil dibangun...

Read more

Negara Sakura

09-04-2018 Hits:168 Berita Foto

Negara Sakura

Tiba di Kanzai-Osaka pagi tanggal 7 April 2018. Udara waktu itu 11 derajat celcius. Sesampainya di airport langsung menuju Osaka...

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 471-480

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Menurut Anda apa yang paling penting dilakukan saat Imlek ?

Bersembahyang leluhur - 0%
Menerima Angpao - 0%
Membeli baju baru - 0%
Sembahyang di Kelenteng - 0%
Berkunjung ke sanak-saudara - 0%

Total votes: 0
The voting for this poll has ended on: March 30, 2018

Who's Online

We have 57 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com