spocjournal.com

Gasho Village

10 April 2018
Setelah semalam mandi onsen, tidur bisa nyenyak sekali sehingga badan menjadi segar. Pagi ini harus bangun pagi untuk siap siap meninggalkan Gifu untuk mengunjungi Gasho Village adalah pemukiman khas Jepang di kota Shirakawago

Sebelum perjalanan kami sempat sarapan pagi dengan aneka masakan jepang. Salah satunya makanan yang enak misihobayaki, terbuat dari jamur dan ikan yang dibungkus dengan daun dan dipanaskan sebelum disantap dengan nasi putih.

Ada juga ikan dan telur, soup jagung, bola ikan, udang dll. Semuanya disajikan dengan nasi putih punel sehingga sangat lezat.

Dalam perjalanan masih mendapatkan sisa sisa salju di bukit sebelah kiri kanan jalan.

Kami sudah melewati beberapa terowongan yang menembus gunung sehingga perjalanan tidak lagi naik seperti di Indo.

Rumah lama, Gasho Village Jepang sudah hampir 300 tahun lalu dan bangunan tetap tidak berubah sampai saat sekarang. Hanya saja setiap 20 tahun sekali ada pergantian genting. Waktu buka genting menjadi acara penting dengan seremoni besar. Rumah dalam bentuk kerucut untuk melindungi dari dari salju agar bisa terus. Di dalam rumah ada juga tempat pemanas tradisional tidak seperti saat sekarang dimana kita memakai heater. Ada semacam pemasakan air yang uapnya digunakan untuk pemanasan. Rumah bangunan didirikan dengan tanpa paku, melainkan digunakan dengan tali sebagai pengikat rumah. Jadi rumah disana betul-betul masih original sehingga kalau kita disana seperti hidup 300 tahun lalu.

Suasana di rumah Gasho yang dikelilingi oleh bukit tinggi, sungai yang jernih dan persawahan. Penduduk disini pola hidupnya sehat, disanping menjaga makanan juga olah raga jalan sehat. Sementara makanan disini hampir semuanya rasanya sama, tidak terlalu asin dan manis, sehingga masyarakat disini hidup dengan sehat dan usianya panjang.

Perjalanan dari Shirakawago menuju Matsumoto membutuhkan waktu 3 jam melewati beberapa terowongan.

Kami sampai di hotel Marusansou pukul 7.30 dan langsung makan malam dengan berbagai menu ala Jepang. Yang paling menarik buat saya adalah makan janur yang langsung dipetik dari pot yang telah disediakan dan membakarnya. Jamur ini cukup disajikan dengan garam saja tapi rasanya enak sekali.

Setelah makan malam, saya sempatkan mandi onsen.Tidak seperti hari sebelumnya, Setiadi Joyosentoso sempat menertawai karena ketika mandi onsen yang seharusnya membersihkan diri baru masuk kolam, ternyata saya salah. Semalam masuk kolam terlebih dahulu baru membersihkan diri. Kali ini saya sudah berpengalaman. Hanya saja malam ini saya agak ragu masuk kolam panas karena ada dua kolam disebelah kiri dan kanan. Kebetulan tidak ada petunjuk mana yang buat wanita dan pria. Saya sempat mencari petugas untuk memastikan ruang yang benar.

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Tokyo Ke Jakarta

13-04-2018 Hits:84 Berita Foto

Tokyo Ke Jakarta

Perjalanan pulang dari airport Haneda Tokyo. Tidak terasa 1 minggu perjalanan di negara Sakura. Kenangan indah untuk dilupakan.

Read more

Menuju Ke Tokyo

12-04-2018 Hits:62 Berita Foto

Menuju Ke Tokyo

Setelah sarapan pagi di hotel Marusansou, kami menuju ke Karuizawa Factory Outlet yang merupakan factory outlet terbesar. 

Read more

Gasho Village

11-04-2018 Hits:45 Berita Foto

Gasho Village

Setelah semalam mandi onsen, tidur bisa nyenyak sekali sehingga badan menjadi segar. Pagi ini harus bangun pagi untuk siap siap...

Read more

Dari Kobe Menuju Nara

10-04-2018 Hits:78 Berita Foto

Dari Kobe Menuju Nara

Perjalanan dari Kobe munuju Nara. Ada tempat berbelanja di Naramachi. Sebelumnya rombongan menyempatkan diri ke Todaiji Temple sebuah kuil dibangun...

Read more

Negara Sakura

09-04-2018 Hits:84 Berita Foto

Negara Sakura

Tiba di Kanzai-Osaka pagi tanggal 7 April 2018. Udara waktu itu 11 derajat celcius. Sesampainya di airport langsung menuju Osaka...

Read more

Bersama Setiadi Joyosentoso

04-03-2018 Hits:509 Berita Foto

Bersama Setiadi Joyosentoso

Setiadi Joyosetoso bos PT. Surya Putra Barutama yang beralamat di jalan Kedurus 23 adalah sosok seorang bisnisman yang merangkak dari...

Read more

Pasar Turi Tradisionil Singkawang

03-03-2018 Hits:204 Berita Foto

Pasar Turi Tradisionil Singkawang

Pagi ini rombongan menuju pasar tradisionil. Pasar tersebut tidak seperti pasar lainnya yang kelihatan jorok. Di dekat pasar ada bubur...

Read more

Singkawang Culture Center ( SCC)

02-03-2018 Hits:188 Berita Foto

Singkawang Culture Center ( SCC)

Setiadi Joyosentoso seorang pengusa sukses yang berasal dari kota Singkawang tentunya beliau tidak melupakan tanah kelahirannya.

Read more

Acara Puncak Imlek

02-03-2018 Hits:213 Berita Foto

Acara Puncak Imlek

Acara puncak Imlek dengan diakhiri dengan Cap Go Meh. Khususnya di Singkawang acara Cap Go Meh dimeriahkan dengan pawai Liong,...

Read more

Singkawang Yang Menawan

02-03-2018 Hits:256 Berita Foto

Singkawang Yang Menawan

Kota Singkawang dengan penduduk sebagian besar Tionghoa ternyata memikiki keunikan sendiri. Masyarakat Tionghoa Singkawang sangat beda dengan masyarakat Tionghoa di...

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 471-480

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Menurut Anda apa yang paling penting dilakukan saat Imlek ?

Bersembahyang leluhur - 0%
Menerima Angpao - 0%
Membeli baju baru - 0%
Sembahyang di Kelenteng - 0%
Berkunjung ke sanak-saudara - 0%

Total votes: 0
The voting for this poll has ended on: March 30, 2018

Who's Online

We have 57 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com