spocjournal.com

Imlek Dan Nuansa Religius (Jakarta, 4 Pebruari 2017)

Perayaan Hari Raya Imlek 2568 kali ini sangat meriah hal ini dikarenakan ada beberapa acara besar, pantas seni disamping acara ritual. Upacara sembahyang di Kong Miao TMII dipimpin Xs. Eka Wijaya, nampak beberapa rohaniwan dari berbagai daerah mendampingi acara upacara tersebut.

Nampak Ketua Matakin Drs.Uung Sendana L Linggaraja,SH memakai Huang Ling Dai (selendang kuning). Sehabis sembahyang bersama diadakan acara perayaan Imlek di gedung Teater Bhineka Tunggal Ika ,TMII yang dihadiri oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Plt Gubernur DKI Sumarsono, Ketua DKPP Jimly Asshiddi, Agum Gumelar, dan juga calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono yang juga didampingi istrinya, Annisa Pohan.

Perayaan Hari Raya Tahun Baru Imlekb2568 Tingkat Nasional yang bertema Junzi Lambat Bicara,Tangkas Bekerja.Tema ini dibuat dalam kondisi suasana bangsa indonesia yang sedang gonjang-ganjing ini kata sambutan Ketua Matakin Uung Sendana. Maka kita semua perlu menjaga ucapan dengan baik dan bekerja dengan baik pula.

Seperti seorang Junzi harus hari hati berkata karena kata kata adalah janji, bila salah berkata kata sama saja dengan ingkar. Kita semua anak bangsa yang harus berkarya secara bersama, karena kita semua satu keluarga.

Demikian inti sambutan Imlek oleh Drs.Uung Sendana,SH dan selanjutnya dibuka doa oleh Ws.Ferry Lawiatna yang intinya mengingatkan kepada kita untuk menjaga ucapan dan menjaga kata kata. Jangan sampai mengobral ucapan yang menimbulkan perpecahan bangsa ini.

Sambutan selanjutnya oleh Menteri Agama bapak Lukman Hakim Saifuddin yang mengatakan " Saya telah menghadiri acara Imlek 3 kali sejak saya menjabat menjadi menteri". Menurut bapak menteri bahwa tema Imlek kali ini sangat cocok dalam kondisi saat sekarang. Semua itu mengingatkan kepada ucapan leluhur kita yang harus menimbang kata kata.Bagi seorang pemimpin haruslah menjaga kata kata.Demikianlah inti dari sambutannya.

Acara Imlek tersebut juga di hibur oleh lagu lagu kebangsaan, tari bali,tari daerah serta perpaduan tari khas Khonghucu. Ada juga atraksi Barongsai dan liang liong. Nampak bapak Agung Gumelar dengan sangat menyani sambil bertepuk tangan.

Ditempat terpisah Ws.Rudi Gunawijaya mengatakan dengan Imlek 2568 Kongzili membiat kita tetap bersemangat baik spiritualitas maupun religiusitas. Sepanjang sejarah bahkan ribuan tahun silam bahwa Imlek merupakan rangkaian dari peribadatan yang religius bukan sekedar tradisi.Saya benci dengan banyaknya pencuri kebajikan yang sengaja mengaburkan makna Imlek.

Kondisi sejarah masa silam saja yang membuat umat tidak memahami Imlek dengan benar termasuk juga pemahaman agama Khonghucu. Hal tersebut wajar karena tidak ada guru agama Khonghucu yang bisa menjelaskan semua ini kata Srijoto dari Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Banyak para tokoh Khonghucu yang puas dengan Imlek kali ini meski Presiden Jokowi tidak hadir. Kami semua merasa puas bisa merayakannya

Semoga dalam Imlek 2568 Kongzili umat Khonghucu semakin memiliki iman yang kokoh serta bangsa Indonesia semakin jaya.

Umat Khonghucu harus menjadi tauladan dan sekaligus pelopor menjadi warga negara yang cinta damai dan berbakti pada nusa dan bangsa. Shanzai

 

NOTE from BeeSTe : 040217-050
- Sore tadi MATAKIN (Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia) mengadakan Perayaan Nasional Hari Raya Tahun Baru Imlek 2568 Kongzili dengan tema, "Junzi Lambat Bicara, Tangkas Bekerja". Semoga pesannya bisa meresap ke dalam hati dan menjadi pesan luhur kebangsaan kita saat ini.-

 

Narasi Imlek 2568

Bom dapat menghancurkan kota
Bahkan bisa meluluhlantakkan benua
Namun kata jauh lebih luarbiasa
Kekuatannya berpuluh abad lamanya

Simaklah kata para arif bijaksana
Para nabi agung dan filsuf ternama
Meski mereka lama telah tiada
Kata dan sabdanya tetap bermakna

Dibalik kata tersimpan sejuta makna
Bisa membangun bisa menghancurkan
Maka berhati-hatilah dalam berkata
Dibaliknya ada pertanggungjawaban

Kita bisa belajar dari para leluhur
Belajar baik-baik bagaimana cara bertutur
Sekali kata terlepas dan terucapkan
Larinya lebih kencang dari angin topan

Maka insan adiluhung terlihat lambat bicara
Karena setiap kata dipilih dengan hatinya
Ia akan sungguh-sungguh melaksanakannya
Dengan taruhan kehormatan dan jiwa raganya

Junzi lambat bicara tangkas bekerja
Demikian Nabi Agung Kongzi bersabda
Sementara mereka yang rendah budi
Mengobral kata kosong dan cidera janji

Semoga kita bisa menyimak
Nasihat agung dari para bijak
Tidak mudah mengumbar kata
Dan akhirnya berujung petaka

Jakarta,  04 Februari 2017
BeeSTe 17050

You have no rights to post comments

Berita Foto

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Perlunya Jeda

21-05-2018 Hits:87 Berita Foto

Perlunya Jeda

Pagi hari ini, kami sengaja berjalan di persawahan Ubud. Tidak sengaja kami berkenalan dengan peternak bebek yang sangat ramah.

Read more

Jalan Santai Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 211 Gereja Keuskupan Agung Jakarta

12-05-2018 Hits:237 Berita Foto

Jalan Santai Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 211 Gereja Keuskupan Agung Jakarta

Tanggal 08 Mei 2018 Gereja Keuskupan Agung Jakarta memperingati Hari Ulang Tahun yang ke 211 (08 Mei 1807 – 08...

Read more

Kebaktian Akbar Depok

30-04-2018 Hits:320 Berita Foto

Kebaktian Akbar Depok

Kebaktian spektakuler di Depok Jabar yang dihadiri 1000 umat lebih dengan pembicara Ws. Ir Budi ST, MM dan Ws. HT....

Read more

Tokyo Ke Jakarta

13-04-2018 Hits:256 Berita Foto

Tokyo Ke Jakarta

Perjalanan pulang dari airport Haneda Tokyo. Tidak terasa 1 minggu perjalanan di negara Sakura. Kenangan indah untuk dilupakan.

Read more

Menuju Ke Tokyo

12-04-2018 Hits:134 Berita Foto

Menuju Ke Tokyo

Setelah sarapan pagi di hotel Marusansou, kami menuju ke Karuizawa Factory Outlet yang merupakan factory outlet terbesar. 

Read more

Gasho Village

11-04-2018 Hits:98 Berita Foto

Gasho Village

Setelah semalam mandi onsen, tidur bisa nyenyak sekali sehingga badan menjadi segar. Pagi ini harus bangun pagi untuk siap siap...

Read more

Dari Kobe Menuju Nara

10-04-2018 Hits:118 Berita Foto

Dari Kobe Menuju Nara

Perjalanan dari Kobe munuju Nara. Ada tempat berbelanja di Naramachi. Sebelumnya rombongan menyempatkan diri ke Todaiji Temple sebuah kuil dibangun...

Read more

Negara Sakura

09-04-2018 Hits:137 Berita Foto

Negara Sakura

Tiba di Kanzai-Osaka pagi tanggal 7 April 2018. Udara waktu itu 11 derajat celcius. Sesampainya di airport langsung menuju Osaka...

Read more

Bersama Setiadi Joyosentoso

04-03-2018 Hits:553 Berita Foto

Bersama Setiadi Joyosentoso

Setiadi Joyosetoso bos PT. Surya Putra Barutama yang beralamat di jalan Kedurus 23 adalah sosok seorang bisnisman yang merangkak dari...

Read more

Pasar Turi Tradisionil Singkawang

03-03-2018 Hits:265 Berita Foto

Pasar Turi Tradisionil Singkawang

Pagi ini rombongan menuju pasar tradisionil. Pasar tersebut tidak seperti pasar lainnya yang kelihatan jorok. Di dekat pasar ada bubur...

Read more

Harmoni Hidup & Keseimbangan Bisnis, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

 

Bisnis Yang Beriman & Beretika, karya dari  DR. Drs. Ongky Setio Kuncono, SH, MM, MBA

Gallery Download

Download Cahaya Setia 471-480

Silahkan Download Puisi ber-Gambar yang dapat dipakai untuk Profile Picture, Avatar, dll

Infografis & Slide

Foto Bersama di Khongcu Bio Denpasar

---------------------------

Foto Bersama Dispenkasi XXVII Bogor

 

Polling

Menurut Anda apa yang paling penting dilakukan saat Imlek ?

Bersembahyang leluhur - 0%
Menerima Angpao - 0%
Membeli baju baru - 0%
Sembahyang di Kelenteng - 0%
Berkunjung ke sanak-saudara - 0%

Total votes: 0
The voting for this poll has ended on: March 30, 2018

Who's Online

We have 70 guests and no members online

Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia
Hak Cipta Spoc Study Park Of Confucius No. 064687, Tanggal 25 Maret 2013

web development by harmonydesain.com